Wednesday, 10 May 2017

5 Tips Jitu Menjual Apartemen dengan Cepat

Apartemen merupakan sebuah tempat tinggal yang mengambil sebagian kecil ruangan dari suatu bangunan. Satu bangunan dapat dibagi ke dalam sejumlah unit apartemen. Pada negara maju, apartemen merupakan salah satu pilihan utama ketika seseorang sedang mencari tempat tinggal. Sedangkan di negara berkembang seperti halnya di Indonesia, apartemen masih menjadi hal yang dianggap “asing” dan bukan merupakan pilihan utama untuk tempat tinggal. Mungkin hal ini disebabkan karena kesadaran yang kurang akan keuntungan tinggal di apartemen.

Apartemen Masih Menjadi hal yang Asing di Indonesia

Sebagai pihak yang bergelut dalam bidang penjualan dan penyewaan apartemen, masalah diatas tentunya menjadi sebuah tantangan yang harus bisa dilewati untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Anda akan menjadi Agent of Change, pihak yang menciptakan perubahan dalam lingkungan masyarakat indonesia. Tujuan utamanya adalah membuat apartemen menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari aspek kehidupan. Tujuan tersebut dapat tercapai dengan menambah jumlah orang yang tinggal di apartemen yaitu dengan cara membuat lebih banyak apartemen yang terjual. 

Agen perubahan untuk menjadikan apartemen bagian dari masyarakat
Time is money, waktu adalah uang, semakin cepat anda dapat menjual sebuah apartemen akan semakin singkat pula waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan anda, membuat apartemen sebagai hal yang tidak bisa dipisahkan dari aspek kehidupan masyarakat indonesia. Ingat, anda berperan sebagai Agent of Change dan berperang melawan waktu. Nah berikut ini adalah 5 Tips Jitu Untuk Menjual Apartemen dengan Cepat :

Cara Menjual Apartemen, Cara menyewakan Apartemen
1. Kenali Konsumen yang Menjadi Target Marketing
Informasi yang akurat tentang konsumen adalah hal yang paling mahal dalam suatu bisnis. Contohnya, konsumen yang menjadi target dalam bisnis apartemen seharusnya adalah kalangan menengah ke atas, jadi jangan membuang waktu untuk berusaha menarik konsumen dari kalangan menengah ke bawah, karena hasilnya pasti akan mengecewakan. Contoh informasi yang mungkin kita anggap sederhana ini ternyata merupakan informasi yang sangat berharga dalam menentukan target pasar.

Berdasarkan data dari National Multifamily Housing Council (NMHC) yang melakukan survey di Amerika pada tahun 2015, 44,46% pemiliki sebuah apartemen merupakan orang yang berusia antara 45 – 64 tahun, 30.35% berusia diatas 65 tahun, 21,31% berusia antara 30 – 44 tahun, dan hanya 3,89% yang berusia dibawah 30 tahun. Sedangkan orang yang tinggal di apartemen berdasarkan usianya adalah 33% berusia di bawah 30 tahun, 31% berusia 45 – 64 tahun, 18% berusia 30 – 44 tahun dan 65% berusia diatas 65 tahun. Kesimpulan dari informasi ini adalah sebagian besar pemilik apartemen berusia antara 45 – 64 tahun dan sebagian besar orang yang tinggal di apartemen berusia di bawah 30 tahun, artinya tidak semua apartemen ditempati oleh pemiliknya, bisa jadi anak atau kerabatnya yang tinggal di sana. Bukankah informasi seperti ini sangat berharga bagi anda sebagai penjual?

Tidak hanya usia, informasi seperti jenis kelamin, pekerjaan, gaji, asal daerah, dan data lain yang berhubungan dengan konsumen anda pasti akan sangat bernilai. Sayangnya NMHC Hanya menyediakan informasi tentang masyarakat di Amerika. Lalu bagaimana untuk mendapatkan informasi akurat seperti ini tentang masyrakat di Indonesia ?

Kenali Konsumen Anda dalam Menjual Apartemen
Ada dua cara yang bisa anda gunakan untuk memperoleh informasi tentang konsumen anda di Indonesia. Cara yang pertama adalah mengumpulkan semua informasi tersebut sendiri, anda membutuhkan modal, waktu yang banyak, dan teknik yang tepat agar cara ini berhasil. Nah cara kedua akan jauh lebih mudah dan praktis, yaitu dengan memakai jasa Rukamen SalesHack Cara Cepat Menjual dan Menyewakan Apartemen. Rukamen saleshack memiliki banyak fitur yang membantu anda memperoleh informasi tentang konsumen anda sehingga dapat mengenali konsumen yang menjadi target anda. Melalui kerjasama ini anda dapat menghemat modal juga menghemat waktu. Lebih praktis dan lebih mudah. Tentukan pilihan anda.

Mempermudah Penjualan dan Penyewaan Apartemen Anda
2. Pastikan Harga dan Kualitas Produk Bersaing
Harga merupakan nilai tukar untuk suatu produk, sedangkan kualitas produk adalah keseluruhan ciri dalam hal memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan. Keseimbangan antara harga dan kualitas produk adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Jika harga yang anda tawarkan terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan kualitasnya maka akan sangat sulit untuk mendapatkan pembeli, sedangkan jika harga yang anda tawarkan terlalu murah (hanya mengambil sangat sedikit keuntungan) maka hal ini dapat berdampak kepada harga pasar sehingga membuat anda sebagai penjual berada di posisi yang merugikan. Penting untuk diperhatikan, penentuan harga terhadap apartemen yang anda jual harus objektif, sehingga sesuai dengan kualitas dan dapat bersaing di dalam pasar.

Harga harus seimbang dengan kualitas produk
Sekarang pertanyaannya apakah anda memiliki kemampuan untuk membuat harga yang objektif tersebut ? Biasanya yang bisa menentukan harga objektif adalah orang berpengalaman dalam penjualan dan penyewaan apartemen yang dapat menilai kualitas apartemen dan menentukan harga yang cocok sehingga lebih mudah mendapatkan pembeli. Bagi anda yang tidak memiliki kemampuan tersebut, jangan khawatir! Rukamen Saleshack memiliki fitur Competition Report.  Melalui fitur ini kami akan merekomendasikan semua informasi secara lengkap agar iklan anda menarik dan dapat bersaing di pasaran.

Fitur Rakumen Competition Report
3. Gunakan Teknik Promosi yang Tepat
Semua apartemen pasti akan terjual jika anda menggunakan metode yang tepat untuk promosi. Kesalahan dan kekurangan dalam promosi apartemen anda biasanya menjadi penyebab kegagalan anda dalam mendapatkan konsumen. Kurangnya ilmu pengetahuan dan jaringan yang terbatas biasanya adalah akar dari masalah ini. Secara garis besar ada dua metode promosi yang dapat anda gunakan :

Promosi online dan promosi offline
a. Promosi Secara Offline
Promosi offline merupakan metode tradisional yang telah ada sejak dulu. Walaupun sekarang semakin banyak teknik promosi offline yang mulai ditinggalkan tetapi sebenarnya tenknik-teknik tersebut bisa memberikan dampak yang cukup besar apabila dilakukan dengan benar. Beberapa teknik yang cocok anda pakai untuk menjual apartemen antara lain adalah :
  • Membagikan brosur, dalam menjalankan teknik ini, anda perlu menentukan tempat strategis agar mencapai target konsumen anda. Tidak ada gunanya apabila anda membagikan brosur di tempat yang salah. Contohnya anda membagikan brosur di pasar tradisional yang mayoritas pengunjungnya berasal dari kalangan menengah kebawah, dalam bisnis apartemen, tentunya ini merupakan langkah yang salah, karena seharusnya lingkungan yang anda targetkan adalah lingkungan yang mayoritas pengunjungnya adalah kalangan menengah ke atas (sesuai dengan target konsumen anda).
  • Mengadakan Event, tujuan utama promosi adalah memperluas jangkauan perusahaan kita. Event merupakan salah satu teknik promosi offline yang sangat tepat. Apapun eventnya pasti akan ada orang yang datang, asalkan ada hadiah dan sesuatu yang menghibur dalam event tersebut. Nah yang penting disini adalah tema event yang anda buat harus berhubungan dengan apartemen, karena tujuan anda adalah memperluas jaringan anda sehingga apartemen yang anda tawarkan dapat terjual.
  • Memasang Iklan di papan reklame dan media, walaupun dampaknya tidak terlalu besar, tetapi langkah ini termasuk langkah yang patut anda lakukan. Sedangkan untuk media seperti televisi, sebaiknya tidak anda lakukan. Kenapa ? karena harga dan kualitas hasil yang diberikan teknik promosi tersebut pada zaman modern ini mulai kurang memuaskan, apalagi untuk iklan apartemen. Ketidakseimbangan harga dan kualitas hasil ini akan membuat anda sebagai penjual rugi (baca teori harga dan kualitas pada tips nomor 2).
b. Promosi Secara Online
Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, promosi online sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari dunia bisnis. Banyak keunggulan yang anda dapatkan dari promosi online, yaitu jangkauan pemirsa lebih luas, modal yang lebih sedikit, cara yang lebih praktis dan dapat menghemat waktu. Promosi online dapat dilakukan dengan beberapa cara :
  • Mengiklankan apartemen anda secara online, kunci dari metode ini adalah anda harus bersedia mengeluarkan modal yang lebih.
  • Mempromosikan apartemen anda melalui sosial media, kunci kesuksesan metode ini adalah anda memiliki teman online atau pengikut yang banyak.
  • Mempromosikan apartemen anda melalui website dan forum terkenal, kunci dari metode ini adalah anda harus memiliki kemampuan menulis yang baik, kemampuan SEO (Search Engine Optimation) yaitu kemampuan untuk mengelola website dan sebaiknya memiliki pembaca yang banyak.
Nah jika anda tidak memiliki kemampuan untuk melakukan promosi online melalui 3 metode di atas, Rukamen Saleshack menawarkan opsi yang lebih mudah, cepat, simple dan hemat. Rukamen Saleshack memiliki fitur Cara Paling Cepat serta fitur SMS & Call Center. Pada fitur Cara Paling Cepat, saleshack menyebarkan iklan anda di lebih dari 15 channel online termasuk website properti, forum, website marketplace, hingga sosial media. Sedangkan melalui fitur SMS dan Call Center yang terintegrasi, kami memberikan opsi agar nomor pemilik apartemen tidak di publish di channel online yang kami sebar demi menjaga privasi pemiliki apartemen.
Fitur Cara Paling Cepat dan Fitur Sms dan Call Center Rakumen
4. Kerjasama dengan Perusahaan Ternama
Kerjasama dengan perusahaan terkenal, kerjasama terbentuk karena adanya keuntungan yang didapatkan kedua belah pihak melalui kerjasama tersebut. Agar jangkauan konsumen anda lebih luas, anda sebaiknya dapat mengajak perusahaan yang sudah memiliki nama (dikenal oleh masyarakat secara luas) untuk ikut mempromosikan apartemen yang anda jual. Nah untuk mewujudkan kerjasama ini, anda juga harus bisa memberikan manfaat terhadap perusahaan yang anda ajak kerjasama tadi.
Lagi – lagi Rukamen Saleshack menjadi pilihan tepat untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan besar. Beberapa media yang sudah menjalin kerjasama dengan rukamen antara lain detikcom, yahoo! News, Liputan6.com, techinasia, dailysocial, dan masih banyak lagi. Sudah kebayang dong bagaimana luasnya jaringan anda jika menjalin kerjasama dengan rukamen

Kerjasama dengan Perusahaan Ternama
5. Menjaga Hubungan Baik dengan Konsumen
Salah satu tips penting yang sering dilewatkan seorang pebisnis saat sudah berhasil menjual apartemennya adalah mereka melupakan konsumen tersebut. Bagi anda yang hanya ingin menjual satu apartemen dan tidak berencana untuk terlibat lagi dalam bisnis ini mungkin poin ini tidak terlalu penting. Tetapi tetap saja hubungan baik antar manusia akan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial anda.
Menjalin Hubungan baik dengan Konsumen
Sedangkan bagi anda yang akan terlibat dalam bisnis jual beli apartemen secara berkepanjangan, tips ini merupakan tips penting yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Ingat, salah satu cara penyebaran informasi tentang anda adalah melalui mulut ke mulut. Kesan baik yang timbul dari hubungan yang anda bangun dengan konsumen akan membuat mereka merekomendasikan anda jika ada kenalannya ingin membeli sebuah apartemen. Rekomendasi dari seseorang yang dikenal merupakan pertimbangan kuat bagi seorang pembeli dalam memilih sebuah apartemen. Artinya, selain memberikan dampak positif dalam kehidupan sosial anda, menjaga hubungan baik dengan konsumen juga memberikan dampak positif yang besar dalam kehidupan bisnis anda.

Pada 5 tips di atas, kami beberapa kali menyinggung Rukamen SalesHack Cara Cepat Menjual dan Menyewakan Apartemen. Rukamen (Rumah-Kantor-Apartemen) adalah tempat pencarian listing jual dan sewa apartemen termudah dan terlengkap di Indonesia. Rukamen saleshack menawarkan fitur terbaik bagi anda untuk menerapkan tips di atas, beberapa fiturnya adalah :
Membantu menjual dan menyewakan apartemen anda
Untuk Lebih mengenal rukamen, silahkan ditonton video berikut :

Nah demikianlah 5 Tips Jitu Untuk Menjual Apartemen dengan Cepat. Tips Cara Cepat Menjual Apartemen atau Cara Cepat Menyewakan Apartemen ini dapat anda pakai dan terapkan sebagai acuan dalam bisnis jual beli apartemen anda. Semoga tujuan utama anda yang berperan sebagai Agent of Change dan berperang dengan waktu untuk menjadikan apartemen sebagai bagian dari aspek kehidupan masyarakat Indonesia dapat terwujud.

Terimakasih telah berkunjung, sampai jumpa, semoga hari anda menyenangkan.

Tags : rukamen, cara cepat sewa dan jual apartemen, apartemen di Indonesia, sewa apartemen, jual apartemen.

Pengertian, Sejarah, Jenis dan Proses Terbentuknya Galaksi

Baiklah sobat, kali ini kita akan membahas mengenai Galaksi. Saat kita menengadah ke langit pada malam hari kita akan melihat sekumpulan bintang-bintang yang mana kumpulan tersebut dinamakan galaksi. Langsung saja kita masuk ke dalam pembahasannya.

A.                 Pengertian Galaksi

Galaksi adalah sebuah sistem yang berukuran sangat besar, terdiri dari kumpulan milyaran bintang-bintang dan materi materi yang terletak diantara bintang tersebut,  Galaksi memiliki sebuh inti yang terdiri dari bintang-bintang yang biasanya sudah berumur tua dengan jarak yang berdekatan. Galaksi mempunyai beberapa bentuk, seperti spiral, elips, dan ada juga yang tidak beraturan. Luas galaksi mencapai 100.000 TC atau tahun cahaya.

Galaksi

B.                  Sejarah Galaksi

Dahulu beberapa peneliti melakukan pengamatan terhadap galaksi, yaitu dengan menggunakan sebuah teleskop/teropong. Galileo adalah pengamat pertama yaitu pada tahun 1609 dengan menggunakan teleskop astronomi temuannya. Ia melihat kabut cahaya milky way sebenarnya terdiri dari bermilyar bintang yang cahayanya melemah, karena jaraknya terlalu jauh. Milky way adalah kumpulan bintang yang terletak di galaksi bima sakti.

Kemudian Thomas Wright pada tahun 1755 juga melakukan pengamatan pada galksi yang menemukan matahari juga terletak didalam kumpulan bintang tersebut, dan bentuknya seperti piringan. Dan terjadi gaya gravitasi atau gaya tarik yang terdapat didalam galaksi.

Pada tahun 1845, Lord Rose menilai melalui teleskop dan membedakan antara nebula elips dan nebyla spiral. Pengamatan-pengamatan pun terus dilakukan, hingga pada tahun 1912, Leavit menemukan bahwa awan magellan berada cukup jauh dari Bima Sakti (500.000 TC). Hal ini pun menandai bahwa ia bukanlah anggota bima sakti. Sehingga ia menyimpulkan bahwa sanya diluar bima sakti ada sejumlah galaksi lain.
Pada tahun 1920, Hubble mengemukakan teori yang disebut dengan teori Hubble, yaitu dia berhasil menyelesaikan bagian luar spiral. Hubble membuat percobaan dan menjelaskan Bima Sakti dan kedudukannya.

Harlow Shapley dan George Ellery Hale adalah orang yang membangun pengertian tentang galaksi, yang juga memaparkan mengenai dua macam nebula, yaitu nebula gas dan spiral. Shapley mengembangkan metode untuk mengukur jarak yang diterapkannya untuk mengukur galaksi Bima Sakti. Hale berperan dalam pengembangan teleskop berukuran besar, dan digunakan untuk mengamati bintang dan nebula. Dari temuan temuan mereka lah kemudian kita dapat menyimpulkan Bima Sakti hanyalah sebuah galaksi yang kita ketahhui dari sekian banyak galaksi-galaksi yang terdapat di alam semesta.

C.                  Jenis-jenis Galaksi

Berdasarkan bentuk atau morfologinya, galaksi dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Galaksi Spiral
Ini adalah galaksi yang paling dikenal oleh semua orang, yang mempunyai bagian yang disebut dengan bulge dan hallo. Bulge adalah pusat galaksi yang berbentuk menonjol, dan merupakana bagian yang terpadat. Sedangkan hallo merupakan bagian lengan galasksi spiral. Di Bima Sakti, pusat galaksi terletak di arah Rasi Sagitarius, tetapi pengamatan yang dilakukan sangatlah susah, karena banyak bintang yang melakukan penyerapan cahaya yang berasal dari pusat galaksi tersebut.
Bintang yang terdapat didalam galaksi merupakan bintang tua dan muda, bintang tua terdapat di gugus bola yang menyebar dan menyelimuti galaksi. Gugus ini lah yang membentuk hallo atau lengan bersama bintang bintang lain yang diluar dari letak galaksi. Sedangkan bintang muda ini diselimuti oleh materi antar bintang atau materi pembentuk bintang tersebut.

Galaksi spiral ini melakukan rotasi dengan kecepatan yang tinggi, bahkan jauh lebih cepat daripada galaksi elips. Kecepatan rotasi yang tinggi inilah yang menyebabkan galaksi ini berbentuk pipih dan seperti piringan. Besar kecilnya kecepatan rotasi ini dipengaruhi oleh materi dan massa yang terdapat didalam galaksi tersebut. Semakin ke arah pusat galaksi, kecepatan rotasi semakin besar. Sehingga materi yang terletak lebih jauh dari inti akan tertinggal dari segi rotasi, sehingga terbentuklah bentuk yang pipih. Contoh galaksi ini adalah galaksi bima sakti, andromeda, galaksi M.51, dan galaksi M.33

Ciri-ciri galaksi spiral adalah:
·                    Berbentuk spiral
·                    Mempunyai inti atau pusat yang berbentuk roda atau batang
·                    Mempunyai selubung bulat yang membungkus pusat, selubung ini terdiri dari bintang dan gugusnya
·                    Mempunyai lengan spiral yang mengelilingi pusat pada daerah khatulistiwa
·                    Mempunyai kecepatan rotasi yang tinggi
·                    Mempunyai bulge dan hallo

2. Galaksi Elips
Galaksi elips merupakan galaksi yang tampak seperti elips, akan tetapi wujud aslinya tidak lah kita ketahui, karena bentuk elips ini adlaah bentuk yang tampak dari samping. Bentuk ini bisa saja bundar maupun bola pepat. Struktur dari galaksi tipe ini juga tidak terlihat dengan jelas, galaksi ini mengandung sedikit materi antar bintang, dan anggota dari galaksi ini adalah bintang-bintang yang sudah tua.

Galaksi ini merupakan 2/3 galaksi yang tampak menonjol dilangit, akan tetapi sebenarnya kebanyakan galaksi di alam semesta luminusitasnya adalah rendah, sehingga sangat susah untuk jelas tampak. Kebanyakan galaksi katai ini tergolong jenis elips.

Pada galaksi ini tidak ditemukan adanya nebula, bintang yang terkonsentrasi pada pusat, semakin jauh, akan semakin merenggang. Ukurannya sangat sulit untuk ditentukan, karena hampir tidak ada pembatas dengan ruang angkasa disebabkan oleh bintang bintang yang terletak lebih jauh dari intinya.
Contoh galaksi ini adalah galaksi M87/Messier 87, yaitu galaksi raksasa yang terletak pada Rasi Virgo.

Ciri-ciri Galaksi Elips :
·                    Bentuk aslinya belum diketahui
·                    Bentuk yang termasuk kedalam kelompok ini hanya bentuk bundar hingga bentuk bola pepat
·                    Sedikit mengandung materi antar bintang
·                    Tidakada nebula
·                    Ukurannya sulit untuk ditentukan

3. Galaksi Irreguler
Merupakan galaksi yang tidak beraturan dan tidak simetris, bentuknya juga tidak mempunyai bentuk khusus. Galaksi ini banyak mengandung materi antar bintang yang terdiri atas gas dan debu. Terbagi atas 2, yaitu:

Irreguler 1: terdiri dari bintang kelas O, B, dan nebula yang terang, terdapat banyak gugus bintang, nebula gas, dan bintang yang sangat besar atau maharaksasa, juga terdapat bintang tua dan muda. Contoh galaksi ini adalah Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil.

Irreguler 2 : tidak tampak adanya gugus bintang yang dapat dipisahkan dari galaksi sehingga menampakkan susunan yang tak berbentuk (amorfus).

Ciri-ciri Galaksi Irreguler :
·                    Bentuknya tidak simetris
·                    Tidak mempunyai bentuk khusus
·                    Letaknya berdekatan dengan bima sakti
·                    Banyak mengandung materi antar bintang

D.                 Proses Terbentuknya Galaksi

Galaksi merupakan kumpulan dari bintang bintang, gas, nebula, matahari, serta materi lainnya. Proses pembentukan bintang dimulai dari debu kosmis yang berkumpul dan terdiri dari atom H atau hidrogen, helium, dan debu kosmis lain yang menjadi materi pembentuk bintang. Debu-debu kosmis ini berasal dari ledakan bintang raksasa yang terbentuk setelah big bang. Debu kosmis ini melakukan penarikan terhadap partikel yang berada didekatnya secara terus menerus, sehingga kumpulan debu kosmis dengan partikel yang terdapat di dekatnya akan semakin membesar. Dan pada saat yang bersamaan pula debu kosmis ini membentuk gaya gravitasi sehingga mereka terikat satu sama lain dan membentuk sebuah inti yang sangat padat yang nantinya akan menjadi inti dari bintang.

Karena kumpulan materi tersebut terus memadat, sehingga suhunya pun terus meningkat. Saat suhu kumpulan materi dan partikel tersebut sudah mencapat 10 juta derajat, maka terjadilah reaksi nuklir dan calon inti bintang menjadi menyala, dan inilah yang disebut dengan bintang muda. Setelah menyala bintang ini akan meledak atau disebut dengna supernova, dan melemparkan semua materi didalamnya ke alam semesta dan alam semesta pun penuh dengan debu kosmis. Kemudian debu ini menggumpal pada beberapa tempat, menjadi padat dan menyala. Dan terbentuk kembali beberapa bintang yang berukurang lebih kecil, sehingga akhirnya terbentuklah bintang yang seukuran dengan matahari. Proses ini memerlukan waktu hingga 500 juta tahun lamanya. Sebagian besar bintang termasuk matahari yang bersinar terus selama milyaran tahun.

Inti bintang yang telah ditinggalkan oleh lapisan luar akan kehabisan bahan bakar dan tidak dapat melakukan reaksi nuklir lagi, sehingga hanyalah menjadi benda langit berwarna putih yang tidak dapat memijarkan sinarnya, yang lama kelamaan akan mati dan hilang. Didalam antariksa terdapat ribuan galaksi lain yang terdiri atas kumpulan kumpulan bintang. Susunan isi jagat raya adalah kabut-kabut ekstra galaksi. Ruang antara satu galaksi satu dengan galaksi lainnya disebut dengan zat intergalaksi, dan ruang ini tidak pernah kosong.


Teori lain yang mengatakan bahwasanya terbentuknya galaksi itu menggunakan model “hieharch cal formation” yaitu proses selangkah demi selangkah galaksi kecil bergabung dengan galaksi yang lebih besar.

Tuesday, 9 May 2017

Pengertian Manajemen, Fungsi, Sejarah, Klasifikasi dan Prinsip

Baiklah sobat, kali ini kita akan membahas mengenai Manajemen. Manajemen ini biasanya dibutuhkan dalam bidang ekonomi untuk mengatur semua sumber daya yang ada. Langsung saja kita masuk ke dalam pembahasannya.

A.                 Pengertian Manajemen

Manajemen adalah koordinasi semua sumber daya melalui rangkaian proses perencanaan, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja, pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan diawal. Seluruh koordinasi sumber daya ini dilakukan dengan menerapkan terapan ilmu serta seni. Ilmu dan seni tidaklah dapat dipisahkan dalam disiplin manajemen. Manajemen merupakan sebuah ilmu karena hal ini sudah dipelajari sejak dahulu, dan didalamnya terdapat penjelasan mengenai gejala-gejala manajemen berdasarkan penelitian dengan metode yang ilmiah dan juga dirumuskan dalam bentuk prinsip sehingga menjadi sebuah teori.

manajemen

Sedangkan manajemen sebagai suatu seni, dari sudut pandang sebuah pekerjaan disini mengunakan tenaga dan kerja sama dengan orang lain, cara-cara untuk mendapatkan kerja sama ini dan me-managing atau mengatur disinilah membutuhkan sebuah seni, sehingga maksud hati dan cara penyampaian yang baik dapat tersampaikan.

B.                  Fungsi Manajemen

1.                  Planning (Perencanaan)
Sebuah pekerjaan harus ditetapkan oleh kelompok untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan awal. Planning mencakup kegiatan pengambilan keputusan, dan memilih keputusan yang realistis dan lebih mudah untuk dijalankan serta memiliki fungsi yang lebih besar. Seseorang harus memiliki visi dan pandangan kedepan yang bagus untuk menentukan suatu tindakan yang diambil.

Perencanaan memiliki dua elemen utama, yaitu sasaran dan rencana. Sasaran (goal) merupakan hal yang perlu dicapai oleh individu maupun kelompok. Sasaran ini juga biasa disebut dengan tujuan. Sedangkan rencana (plan) merupakan dokumen yang digunakan sebagai gambaran untuk mencapai tujuan. Rencana ini memiliki elemen-elemen lagi, seperti alokasi sumber daya, dana, jadwal, jangka waktu, dan frekuensinya

2.                  Organizing (Pengorganisasian)
Merupakan proses mengelompokkan kegiatan kegiatan untuk mencapai tujuan dan memberikan tugas kepada setiap kelompok dari seorang manajer. Pengorganisasian ini dilakukan untuk mengatur sumber yang diperlukan, seperti manusia dan pekerjaan yang diperlukan dan dikehendaki untuk tercapainya target keberhasilan.
Organisasi memiliki empat komponen yang disingkat dengan WERE (work, employees, relationship, environment).

Work atau pekerjaan merupakan fungsi yang wajib dilaksanakan, fungsi ini berlandaskan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Employees atau pegawai-pegawai merupakan orang-orang yang telah diberikan tugas atau pekerjaan tertentu untuk dilaksanakan. Relationship atau hubungan merupakan elemen penting, yaitu hubungan antara pegawai dengan pekerjaan yang dimiliki, interaksi interpersonal antar pegawai, antara unit kerja satu dengan unit kerja lain. Environment atau lingkungan merupakan komponen yang mencakup sarana fisik dan sasaran umum, merupakan tempat dijalankannya pekerjaan oleh pegawai-pegawai, juga termasuk alat alat dan lokasi yang digunakan.

3.                  Actuating (Pelaksanaan)
Pelaksanaan adalah usaha untuk menggerakkan anggota anggota yang tedapat pada suatu kelompok dengan cara cara tertentu, sehingga orang-orang tersebut tergerak dan berkeinginan untuk melaksanakan kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan di awal.

4.                  Controlling (Pengawasan)
Pengawasan merupakan penemuan dan penerapan cara, dan juga alat untuk menjamin bahwasanya planning atau rencana yang telah dilaksanakan sesuai dengan keinginan. Pengawasan yang dilakukan oleh manajer harus sebaik mungkin untuk menghindari keterlambatan dari proses pencapaian tujuan, dan juga menghindari hal-hal yang terjadi diluar prosedur. Manajer dapat melakukan pengawasan melalui alat, media, namun juga dapat melakukan pengawasan secara langsung.

Tipe-tipe pengawasan ada tiga, yaitu:

1. Feedforward Control
Dirancang untuk mengantisipasi masalah-masalah dan penyimpangan dari standar tujuan dan memungkinkan koreksi sebelum suatu kegiatan tertentu diselesaikan.

2. Concurrent Control
Adalah proses dalam aspek tertentu dari suatu prosedur harus disetujui dulu sebelum suatu kegiatan dilanjutkan atau untuk menjamin ketepatan pelaksanaan suatu kegiatan.

3. Feedback Control
Mengukur hasil-hasil dari suatu kegiatan yang telah dilaksanakan.

C.                  Sejarah Manajemen

Sejarah perkembangan ilmu manajemen terbagi menjadi empat fase, yaitu :

·                    Era Pemikiran Awal
Pada tahun 1776, Adam Smith memunculkan doktrin ekonomi klasik dalam buku yang ia ciptakan. Buku tersebut berisi tentang organisasi atas pembagian kerja akan berefek positif terhadap keunggulan dan kesuksesan ekonomis. Pembagian kerja ini merupakan perincian pekerjaan terhadap pekerja dengan tugas yang lebih khusus dan dilakukan secara berulang. Adam Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang menjalankan tugas khusus dari sebuah perusahaan akan menghasilkan 48 ribu peniti dalam satu hari, namun, bila satu orang yang bekerja sendiri, sepuluh peniti saja yang dihasilkan sudah cukup baik.

Adam Smith mengambil kesimpulan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas, menghemat waktu, meningkatkan keterampilan kerja, dan hemat tenaga.

Kemudian terjadi revolusi industri di Britania, yang ditandai dengan maraknya penggunaan mesin yang menggantikan peran manusia, yang dikenal dengan pabrik. Sehingga manajer disaat itu memerlukan teori yang tepat untuk mengarahkan dan memberikan tugas tugas untuk bawahannya. Teori dan disiplin ilmu tersebut juga merupakan awal dari perkembangan manajemen.

·                    Era Manajemen Sains
Manajemen Sains atau manajemen ilmiah dipopulerkan oleh ahli manajemen Frederick Winslow Taylor yang ditulis dalam bukunya yang berjudul "Principles of Scientific Management" (1911). Taylor memaparkan manajemen sains sebagai penggunaan metode yang ilmiah dalam menentukan cara terbaik untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Pada tahun 1940 an, Patrick Blackett menelurkan ilmu tentang riset operasi yang merupakan ilmu kombinasi dari mikroekonomi dan teori statistika. Riset operasi ini lebih familiar dikenal dengan 'manajemen sains' dengan mencoba pendekatan ilmiah dalam menyelesaikan masalah yang ada pada manajemen khususnya dibidang operasi dan logistik. Tahun 1946, Peter F Drucker menerbitkan buku mengenai manajemen terapan. "Concept of the Corporation". Buku ini menugaskan penelitian mengenai organisasi.

Manajemen ini juga didukung oleh pemikiran yang baru dari Henry Gantt dan Gilbreth. Henry memeberikan ide bahwa seorang mandor harus dapat memberikan pendidikan kepada karyawannya, dan memanajemen serta mengontrol pekerjaannya. Lilian Gilbreth dan Frank yang merupakan oasutri menciptakan alat yang dapat mencatat gerakan yang dilakukakn oleh pekerja, alat tersebut diberi nama micromotion.

Pada tahun 1950, lima fungsi manajemen dikemukakan oleh Henry Fayol yang merupakan seorang industriawan dari Prancis, yaitu:

1. Merancang
2. Mengorganisasi
3. Memerintah
4. Mengkoordinasikan
5. Mengendalikan

Pada tahun 1940, Patrick Balckett mengemukakan tentang riset kombinasi dari teori mikroekonomi dan statistika. Riset ini mencoba penyelesaian secara ilmiah dan manajemen di bidang operasi dan logistik. Kemudian pada tahun 1946, Peter F Ducker menciptakan buku tentang manajemen terapan yang berjudul “Concept of the Corporation”, buku ini juga menggambarkan penelitian mengenai organisasi.

·                    Era Manusia Sosial
Pada 1942, Mary Parker Follet menerbitkan buku berjudul “Creative Experience” yang bercerita tentang filosofi bisnis, dan ia mengemukakan pendapatnya bahwa tugas memimpin merupakan tujuan dari organisasi serta mengitegrasikannya dengan tujuan kelompok serta individu. Intinya, para manajer dan karyawan menjadikan merekan sebagai rekan dan mitra kerja, bukan sebagai lawan

·                    Era Modern
Era modern muncul pada abad ke 20 oleh ahli manajemen W. Edward Deming dan Joseph Juran. Deming sendiri di Jepang dianggap sebagai Bapak Kontrol Kwalitas, ia mengemukakan pendapatnya bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukan lah dari kesalahan pada pekerja, tetapi dari sistemnya. Sehingga ketika kualitas ditingkatkan maka memiliki efek sebagai berikut, seperti:

1. Berkurangnya biaya pengeluaran, karena kesalahan sedikit, sehingga biaya untuk perbaikan pun berkurang
2. Produktifitas meningkat
3. Pangsa pasar meningkat karena peningkatan terhadap kualitas dan juga terjadi penurunan harga
4. Keuntungan meningkat, sehingga perusahaan dapat bertahan
5. Jumlah lapangan pekerjaan semakin bertambah.

D.                 Klasifikasi Manajemen

1)                 Manajemen Lini
Disebut juga dengan manajemen tingkat pertama. Yaitu merupakan tingkatan yang paling rendah dari sebuah organisasi, dimana seseorang yang bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Seperti seorang mandor mengawasi suatu pabrik, pengawas teknik suatu bagian penelitian dan riset.

2)                 Manajemen Menengah (Midle Manager)
Merupakan manejemen yang lebih dari satu tingkatan dalam organisasi. Manajer ini mengarahkan kegiatan dari manajer lain, dan juga mengarahkan serta mengontrol kegiatan yang dilaksanakan kebijakan organisasi. Contohnya seperti kepala bagian yang membawahi kepala seksi.

3)                 Manajemen Puncak (Top Manager)
Merupakan manajemen yang terdiri dari kelompok yang relatif kecil, bertanggung jawab terhadap manajemen keseluruhan dari organisasi. Manajer ini menetapkan kebijaksanaan terhadap operasional dan aktivitas, serta membimbing hubungan organisasi dengan lingkungannya. Sebutan untuk manajer ini yang biasa dikenal adalah Chief Executive Officer atau direktur utama, Presiden.

E.                  Prinsip Manajemen
Prinsip manajemen merupakan dasar dan nilai yang menjadi sebuah keberhasilan dari sebuah manajemen.

Berikut adalah 14 prinsip manajemen menurut ahli manajemen dari Prancis, Henry Fayol :

a.                  Pembagian Kerja
Memberikan spesialisasi pekerjaan kepada individu didalam ruang lingkup manajemen, sehingga menambah produktivitas serta menghemat waktu.

b.                  Wewenang dan Tanggung Jawab
Merupakan kunci dalam pelaksanaan kerja sama. Pemerintah memeiliki wewenang untuk memberikan perintah, dan tanggung jawa akan timbul dari kekuasaan tersebut. Dan tanggung jawab terbesar terdapat pada manajer puncak, sehingga manajer puncak harus memiliki sifat serta keahlian yang lebih tinggi mengenai kepemimpinan

c.                   Disiplin
Pemegang wewenang harus menanamkan rasa disiplin terhadap dirinya sendiri, sehingga ia memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya

d.                  Kesatuan Perintah
Prinsip ini merupakan perintah yang diterima oleh bawahan tidak boleh diberikan oleh lebih dari satu orang atasannya, sehingga karyawan hanya memiliki sebuah jalan pemikiran

e.                  Kesatuan Pengarahan
Setiap golongan pekerjaan harus memiliki tujuan yang sama. Sehingga ini berhubungan erat dengan hubungan kerja dan pembagian kerja.

f.                    Subordinasi Kepentingan Perseorangan Terhadap Kepentingan Umum
Setiap karyawan harus mengabdikan kepentingan pribadinya terhadaap kepentingan perusahaan. Sehingga aktivitas dapat berjalan baik.

g.                  Penggajian Pegawai
Pemberian upah secara adil dan maksimal untuk pegawai, sehingga dapat meningkatkan rasa semangat dan otomatis akan menambah produktivitas dari pegawai

h.                  Pemusatan
Tanggung jawab terbesar terdapat pada orang yang memegang wewenang tertinggi atau manajemen puncak. Sehingga terhindar dari simpang siur atau penyelewengan yang tidak diinginkan

i.                    Rangkaian Perintah
Merupakan prinsip yang mewajibkan perintah dari atas kebawah harus memiliki jarak yang dekat. Sehingga garis otoritas yang terbentuk pun tidak terlalu jauh

j.                    Ketertiban
Ketertiban dari sebuah pekerjaan merupakan syarat utama sehingga dapat meningkatkan disiplin dari karyawan

k.                  Keadilan
Manajer yang dapat memberikan keadilan terhadap karyawannya dapat meningkatkan kesetiaan, ketaatan, dan juga tumbuhnya rasa patuh terhadap atasannya

l.                    Stabilitas masa jabatan
Karyawan akan bekerja dengan lebih baik apabila mendapatkan ransangan keamanan pekerjaan dan peningkatan karir yang pasti

m.               Inisiatif
Inisiatif akan menjadi hal yang penting dengan membuat jalan jalan pintas yang baru untuk membuat pekerjaan lebih mudah dan lebih cepat selesai, tanpa mengurangi kualitas dari hasil pekerjaan tersebut

n.                  Semangat Kesatuan
Merupakan kesetiaan kelompok dan kekompakan pegawai dapat meningkatkan semangat kerja yang lebih baik. Manajer yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dapat menumbuhkan semangat kesatuan ini.

F.                  Teori Manajemen

·                    Haiman
Manajemen yaitu fungsi untuk mencapai sebuah tujuan melalui kegiatan orang lain, mengawasi usaha yang dilakukan individu untuk mencapai tujuan

·                    George R. Terry
Manajemen yaitu cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain

·                    Marry Parker Follet
Manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain

·                    Stoner
Manajemen yaitu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya manusia organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

·                    Gulick
Manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan.

·                    Schein
Manajemen sebagai profesi. Menurutnya manajemen merupakan suatu profesi yang dituntut untuk bekerja secara profesional

·                    Terry
Manajemen yaitu suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pebgarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksudmaksud yang nyata