Thursday, 16 May 2013

Protista Mirip Jamur

Tags

Protista Mirip Jamur memiliki fase gerak seperti amoeba yang berdasarkan klasifikasi makhluk hidup tergolong dalam Protista Mirip Hewan di kelompok Rhizopoda. Namun karena cara reproduksinya mirip jamur, maka mereka termasuk dalam kelompokny sendiri.



Organisme Ini tidak memiliki klorofil, dalam postingan yang super duper singkat ini, saya akan berusaha menjelaskan tentang contoh dari Protista Mirip Jamur ini, dan semoga sobat dapat mengklasifikasikan ciri-ciri dari masing-masing contoh itu.

1.Jamur Lendir (Myxomycota)

Jamur Lendir (Myxomycota)


Jamur ini disebut jamur lendir karena pada satu fase hidupnya, bentuk tubuhnya menyerupai lendir.Jamur lendiri banyak terdapat pada sampah kayu lapuk aatau pada serasah daun di hutan.

2.Jamur Air (Oomycota)

Jamur Air (Oomycota)


Jamur ini disebut jamur air karena hidup di air, misal di bangkai serangga yang tergenang air. Jamur ini membentuk Spora kembar (zoospora).

Memang Postingan kali ini rasanya terlalu singkat, namun saya tetap membagikannya untuk melengkapi postingan KingdomProtista. Semoga bermanfaat, terus kunjungi softilmu.blogspot.com.

Protista Mirip Hewan (Protozoa)

Tags
Protista mirip hewan atau yang biasa disebut protozoa organisme bersel satu yang berukuran mikroskopis. Cara perkembangbiakan protista mirip hewan( protozoa) dapat terjadi secara seksual maupun aseksual. Secara aseksual yanitu dengan membelah diri atau membentuk spora, sedangkan secara seksual yaitu dengan melakukan konjugasi. Konjugasi ini merupakan proses menempelnya dua sel untuk mengadakan pertukaran inti sel. Protista mirip hewan (protozoa) dapat dijumpai di berbagai tempat, yaitu di parit, sawah, sungai, bendungan, atau air laut, bahkan ada yang hidup dalam tubuh makhluk hidup lainnya sebagai parasit. Dalam Klasifikasi makhluk Hidup, protozoa di kelompokkan berdasarkan alat geraknya, yaitu Rhizopoda(kaki semu), Ciliata(bulu getar), Flagellata(bulu cambuk), sporozoa(tidak mempunyai alat gerak khusus). Tentunya sobat semua ingin mengetahui lebih jelas tentang kelompok protozoa ini, langsung aja ya.

Protista Mirip Hewan

1.Filum Rhizopoda

Filum Rhizopoda


          Organisme yang paling terkenal dalam filum ini adalah Amoeba. Maka akan lebih mudah jika kita menguraikan ciri filum ini dari ciri amoeba itu sendiri. Amoeba merupakan rhizopoda yang bergerak dengan kaki semu (pseudopodium), organisme ini tidak memiliki bentuk tetap karena selalu berubah-ubah. Amoeba ada yang hidup di alam, namun ada juga yang hidup sebagai parasit.
          Amoeba bergerak dan menangkap makananya dengan kaki semu. Kaki semu itu dijulurkan menuju makanan, diikuti oleh oleh isi sel sehingga tubuhnya bergerak ke makanan itu. Makanannya berupa bakteri atau bahan Organik lainnya. Makanan yang diperoleh akan masuk ke vakuola makanan untuk dicerna. Lalu Vakuola ini beredar ke seluruh sel sambil membawa makanan yang diolahnya. Sesudah diolah, sari-sari makanan masuk ke dalam sitoplasma dan sisa-sisa makanan berbentuk padat kemudian menepi dan kemudian keluar dari sel melalui membran plasma.Organisme ini berkembangbiak secara aseksual , yaitu dengan membelah diri.

Intinya: Rhizopoda merupakan organisme bersel satu, bergerak dan menangkap makanannya dengan kaki semu( pseudopodium). Organisme ini berkembangbiak dengan membelah diri secara langsung (pembelahan biner).

2.Filum Ciliata

Filum Ciliata


          Contoh dari filum ini adalah paramecium yang disebut sebagai hewan sandal, karena bentuknya yang menyerupai tapak sandal.organisme ini bergerak di air dengan menggunakan silia (bulu getar). Di permukaan membran sel yang melekuk terdapt mulut sel. Air masuk ke mulut selnya karena getaran silia. Biasanya organisme ini memakan bakteri atau mikroorganisme lainnya yang hidup di dalam air. Setelah makanan masuk melalui mulut dan melewati kerongkongan sel, makan itu kemudian menuju vakuola makanan. Sama seperti Rhizopoda, vakuola makanan beredar sambil mencerna makanan. Sari-sari makanan masuk ke dalam sitoplasma. Sisa makanan yang berwujud cairan dikeluarkan melalu vakuola berdenyut yang berjumlah dua buah, masing-masing terletak di ujung sel, sedangkan sisa makanan yang berwujud padat dikeluarkan oleh vakuola makanan yang menepi menuju ke permukaan membran sel. Selanjutnya vakuola makanan pecah, dan sisa-sisa makanan tadi ikut keluar.

Baca juga : Pengertian, Ciri-ciri, Struktur Tubuh dan Klasifikasi Ciliata

          Paramecium berkembangbiak baik secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif adalah dengan jalan membelah diri, sedangkan secara seksual dilakukan dengan konjugasi.

Intinya:Ciliata merupakan organisme bersel satu ayng bergerak dengan bulu getar (silia). Ada ciliata yang hidup bebas, ada juga yang bersifat parasit. Ciliata berkembangbiak secara aseksual dengan membelah diri, da secara seksual dengan konjugasi.

3.Filum Flagellata

Filum Flagellata


          Flagellata adalah organisme protista yang bergerak dengan menggunakan flagela( bulu cambuk). Contoh organisme dari filum ini adalah trypanosoma. Makhluk ini hidup secara parasit di dalam darah manusia dan vertebrata lainnya. Trypanosoma berkembangbiak dengan membelah diri.

4.Filum Sporozoa

Filum Sporozoa


          Organisme yang paling terkenal dalam filum ini adalah Plasmodium yang hidup parasit pada tubuh manusia dan menyebabkan penyakit malaria. Makanannya adalah sel darah merah (eritrosit). Inang perantaranya adalah nyamuk anopheles. Plasmodium berkembang secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif terjadi dengan membentuk spora. Sedangkan perkembangbiakkan nya secara seksual/generatif adalah dengan membentuk gameet. Sel gamet jantan disebut mikrogametosis, sel betina disebut makrogametosis. Peleburan dilakukan dalam tubuh nyamuk anopheles. Jika nyamuk ini menggigit manusia, maka plasmodium yang terdapat dalam air liur dapat menginfeksi tubuh manusia.
Artikel Penunjang : SistemTransportasi Protozoa
Itulah penjelasan pada postingan kali ini mengenai Protista Mirip Hewan, semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua. Jelas masih terdapat banyak kekurangan dalam artikel saya ini, oleh karena itu saya mohon kritik, saran, ataupun segala curahan hati sobat dalam kotak komentar. Terimakasih telah berkunjung di softilmu.blogspot.com (blog pengetahuan serba sederhana).

Monday, 13 May 2013

Klasifikasi Protista Mirip Tumbuhan (Alga)

Tags

Protista mirip tumbuhan
atau yang lebih kita kenal dengan sebutan “Alga” merupakan organisme bersel satu atau bersel banyak yang memiliki bentuk seperti benang. Alga(protista mirip tumbuhan) mempunyai klorofil dan mampu berfotosintesis seperti halnya tumbuhan.


Lalu, berdasarkan klasifikasi makhluk hidup, kenapa alga tidak digolongkan kedalam kelompok plantae(tumbuhan). Alasanya singkat tapi cukup jelas sobat, ini dia penyebabnya, Alga tidak memiliki akar, batang, maupun daun. Oleh karena ini alga tidak termasuk tumbuhan. Nah alga ini dibagi menjadi beberapa filum,yaitu:

1.Filum Alga Keemasan (Chrysophyta)

Chrysophyta

Filum alga yang biasanya tinggal di atas permukaan tanah yang lembap dan menyebabkan permukaan tanah berwarna kuning keemasan. Tubuh alga keemasan terdiri dari satu sel dan bentuknya menyerupai  perahu.

2.Filum Euglenophyta

Euglenophyta

Filum alga yang ini banyak dijumpai di air tawar dengan bentuk yang lonjong, memiliki flagela(cambuk), bintik mata, dan berwarna hijau karena memiliki klorofil. Euglenophyta bergerak aktif seperti hewan namun dapat berfotosintesis layaknya tumbuhan. Filum yang biasa disebut euglena ini biasa berkembangbiak dengan cara membelah diri. Beberapa ahli memasukkannya kedalam kelompoknya sendiri karena memiliki ciri mirip hewan sekaligus mirip tumbuhan.

3.Filum Alga Cokelat (Phaeophyta)

Phaeophyta

Alga cokelat umumnya hidup di perairan pantai ber-iklim dingin. Ada juga yang hidup di air tawar. Semua Alga cokelat merupakan makhluk hidup bersel banyak.

4.Filum Alga Merah (Rhodophyta)

Rhodophyta

Alga merah merupakan makhluk hidup bersel banyak yang mengandung pigmen fikobilin. Pigmen ini terdiri dari fikoritrin (merah) dan fikosianin (biru). Alga merah banyak dimanfaatkan untuk industri kosmetik, cat, eskrim,dll.

5.Filum Alga Hijau (chlorophyta)

Chlorophyta

Filum alga yang ini tergolong makhluk hidup eukariot. Alga hijau dapat hidup di air tawar, air laut, di tanah becek, di atas batu, bahkan di kolam. Kolam yang banyak ditumbuhi alga ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu berwarna kehijauan. Alga ini memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam. Ada yang bersel tunggal, bentuk benang, dan ada yang bersel banyak mirip tumbuhan tingkat tinggi.

Selain kelima alga diatas, ada satu kelompok alga lagi, yang biasa disebut Alga hijau-biru (Cyanobacteria), namun alga ini tidak digolongkan dalam kelompok protista melainkan diklasifikasikan ke kingdom monera karena tidak memiliki klorofil sehingga bersifat autotrof.

Nah Protista mirip tumbuhan ini memiliki bermacam-macam warna ya sobat? Semoga artikel yang berhubungan dengan ilmu biologi bertemakan protista mirip tumbuhan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca softilmu.blogspot.com. Terus kunjungi blog pengetahuan sederhana yang menyajikan berbagai macam artikel mengenai ilmu yang ada dan sedang dipelajari oleh umat manusia.Terimakasih telah berkunjung disini, jika sobat bersedia untuk mengisikan kotak komentar saya akan sangat bahagia.:)

Thursday, 9 May 2013

Klasifikasi dan ciri-ciri Kingdom Monera

Tags

Berdasarkan Klasifikasi Makhluk Hidup,Monera adalah Kingdom makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti, biasanya disebut organisme prokariot.Meskipun tidak memiliki membran inti, kelompok monera memiliki bahan inti, seperti asam inti, sitoplasma, dan membran sel. Nah organisme yang tergolong ke dalam kingdom monera itu sendiri adalah Bakteri dan Alga Biru. Pada postingan dengan tema kingdom monera ini saya akan membahas tentang ciri dan perkembangbiakkan dari organisme yang tergolong ke dalam kingdom ini.Baiklah tidak usah berlama-lama, langsung saja ya.



1.BAKTERI
Bakteri adalah organisme prokariot yang hanya dapa dilihat dengan menggunakan mikroskop. Artinya sudah jelas, yaitu bakteri tidak dapat dilihat langsung oleh mata manusia.Dibawah ini adalah penjelasan tentang ciri, cara hidup, dan perkembang biakkan Bakteri.

Artikel Terkait : Pengertian, Fungsi dan Bagian Mikroskop

A.Ciri-ciri Bakteri
Bakteri memiliki tubuh yang hanya terdiri dari satu sel dan berukuran sekitar 4-8 mikron. Sel bakteri memiliki berbagai bentuk, ada yang bulat(koskus), batang(basil), dan spiral(spirilum).


Meskipun berukuran kecil, jika berkelompok(berkoloni), bakteri akan terlihat. Contohnya di makanan basi, koloni bakteri tampak seperti lendir, percikan mentega atau percikan susu. Koloni bakteri ada yang berwarna kekuningan atau kemerahan dan ada juga yang berwarna putih.
Bentuk Bakteri

B.Cara Hidup Bakteri
Organisme yang termasuk ke dalam kingdom monera ini memiliki cara hidup yang berbeda-beda. Ada yang hidup dengan cara mengambil bahan organik dari lingkungannya (heterotrof), namun ada juga yang dapat berfotosintesis (autotrof). Tapi kebanyakan sih bakteri bersifat heterotrof, nah yang bersifat dari yang bersifat heterotrof tadi, ada yang sifatnya saprofit dan ada pula yang parasit.

Bakteri saprofit adalah bakter yang hidup bebas di alam dengan mengurai sampah, bangkai, serta kotoran.

Sedangkan bakteri parasit hidup di tubuh makhluk hidup lain dan merugikan inangnya.Berbagai penyakit manusia, tanaman, dan hewan disebabkan oleh bakteri parasit ini. Bakteri dapat menular melalui makanan,minuman melalui perantara atau melalu kontak langsung. Oleh karena itu saya sarankan kepada sobat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan.

C.Perkembangbiakkan Bakteri
Perkembangbiakkan bakteri dapat terjadi secara kawin maupun tidak kawin. Perkembangbiakan tak kawin dilakukan dengan membelah diri. Pada pembelahan diri, satu sel membelah menjadi dua, kemudian menjadi empat, delapan, enambelas dan seterusnya.

Sedangkan kalau secara kawin, bakteri dapat berkembang biak dengan konjugasi. Caranya, dua sel yang berdekatan membentuk saluran konjugasi. Melalui saluran ini plasma dari sel yang satu mengalir ke sel yang lain.

Kesimpulannya

Tubuh bakteri terdiri dari satu sel, sebagian besar bakteri hidup secara sporofit atau parasit. Bakteri berkembangbiak dengan membelah diri dan kenjugasi.

2.ALGA BIRU (Cyanobacteria)
Alga biru tidak dimasukkan kedalam kelas protista seperti alga lainnya. Mengapa demikian? Karena ia merupakan organisme prokariot sama seperti bakteri. Sehingga digolongkan kedalam kingdom monera.

A.Ciri-ciri Alga Biru
Cyanobacteria sering disebut alga hijau-biru karena memiliki warna hijau kebiruan. Untuk memudahkan mengucapnya kita sebut saja alga biru. Alga ini dapat hidup di berbagai tempat dan keadaan, contohnya saja ada yang hidup di batu, tanah, kulit kayu, air tawar, bahkan air laut. Tubuhnya ada yang bersel satu, ada pula yang berupa untaian benang yang terbentuk dari beberapa sel. Sel alga biru tergolong ke dalam sel prokariot yang berklorofil. Oleh karena itu, ia dapat berfotosintesis dan mengahasilkan makanan sendiri (autotrof).

Alga Biru

B.Perkembangbiakan Alga Biru
Alga biru berkembangbiak dengan cara membelah diri dan fragmentasi. Alga yang bersel satu membelah diri dari satu menjadi dua, empat, delapan, dan seterusnya. Sedangkan Alga yang berbentuk benang memutuskan diri menjadi fragmen dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi individu baru. Contoh Alga biru antara lain Anabarna, Rivularia, Glorocapsa, dan Oscillatori.

Kesimpulannya

Tubuh Alga biru terdiri dari satu sel atau untaian sel seperti benang, berklorofil sehingga bersifat autotrof. Berkembang biak dengan membelah diri dan fragmentasi.

Akhirnya saya telah selesai mengenai tema kali ini yaitu “kingdom monera”. Sekarang giliran sobat deh buat kasih tambahan lewat kotak komentar yang ada di bawah.Sekalian kita kenalan gitu. Kalo ga di isi gapapa juga deh yang penting sobat udah berkunjung. Terimakasih atas kunjungannya, mudah-mudahan betah di softilmu.blogspot.com. Artikel kali ini semoga bermanfaat.

Tuesday, 7 May 2013

Pengaruh Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau

Tags

Media tanam memiliki pengaruh yang besar terhadap  pertumbuhan dan perkembangan tanaman, begitulah perkataan guru biologi saya saat itu. Karenannya kami dianjurkan untuk melakukan percobaan pada tanaman kacang hijau untuk membuktikan bagaimana pengaruh beda media tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sehingga setelah sekitar satu minggu melakukan percobaan, kami (Saya dan kawan2) berhasil memperoleh fakta berdasarkan eksperimen, yaitu memang benar media tanam mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Mumpung ini hasil karya sendiri, saya ingin berbagi dengan sobat semuanya. Yuk mari di simak artikel kali ini yaitu contoh makalah pengaruh media tanam pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman.


BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Kacang hijau  atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae  adalah sejenis tanaman budi daya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.
Pengaruh Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau

Pertumbuhan adalah proses fisiologis yang ditandai dengan bertambahnya jumlah sel dan bertambahnya volume sel yang bersifat irreversible(tidak dapat mengecil kembali). Pada tumbuhan ber sel 1 terjadi penambahan besar sel, sedangkan pada tumbuhan multiselluler terjadi pembesaran sel maupun penambahan ukuran sel.

Perkembangan adalah proses pada tubuh untuk mencapai kedewasaan atau maturitas. Matuaritas tidak dapat diukur secara kuantitatif namun bisa dilihat dari cirri-cirinya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan ada 2; Faktor Eksternal dan Faktor internal.
Faktor Eksternal adalah faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dari luar, meliputi: nutrisi, suhu, cahaya, air, kelembaban, media tanam,dll.
Faktor Internal adalah faktor dari dalam, meliputi: gen dan hormon.
Berdasarkan latar belakang tersebut kami ingin mengadakan penelitian mengenai pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan biji kacang hijau dengan membedakan media tanam pada masing-masing biji.

B.Rumusan Masalah
Berdasarkan Latar belakang di atas,maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.
  1. Adakah pengaruh perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau?
  2. Bagaimana pengaruh perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau?
  
C.Batasan Masalah
Kami mengamati pengaruh perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan kacang hijau.

D.Hipotesis
Hipotesis yaitu sesuatu yang dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, proposisi, dan sebagainya) meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan. Atau dengan kata lain, hipotesis adalah anggapan dasar yang masih perlu dibuktikan. Dalam hal ini adalah dengan melakukan penelitian terhadap tumbuhan yang telah disediakan.

Hipotesis dari penelitian ini adalah perbedaan media tanam memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembanagn tumbuhan kacang hijau.

E.Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:

  • Mengetahui adanya pengaruh perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan kacang hijau.
  • Mengetahui bagaimana pengaruh perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuahan kacang hijau.

F.Manfaat Penelitian
  1. Sebagai sumber informasi bagi sebagian orang yang belum mengetahui pengaruh perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan kacang hijau;
  2. Sebagai sumber informasi dalam pengembangan teknologi pertanian;
  3. Sebagai media pembelajaran mengenai pengaruh perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan kacang hijau bagi pembaca;
  4. Sebagai media tambahan untuk proses pembelajaran.
G.Variabel
  • Variabel kontrol yaitu variabel yang dibuat sama oleh peneliti. Dalam hal ini yang menjadi variabel kontrol yaitu kecambah kacang hijau, jumlah air.
  • Variabel bebas/variabel manipulatif yaitu variabel yang sengaja dibuat tidak sama oleh peneliti. Yang menjadi variabel bebas adalah jenis air yang diberikan pada kecambah kacang hijau.
  • Variabel terikat/variabel respon adalah variabel yang terjadi akibat perlakuan variabel bebas. Yang menjadi variabel terikat adalah kecepatan tumbuh kecambah kacang hijau.
BAB II

LANDASAN TEORITIS

A.Teori Mengenai Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Kacang Hijau
Dalam pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan Kacang Hijau ini, dasar teori yang digunakan adalah teori totipotensi yang ditulis oleh Schleiden dan Schwann yang menyatakan bahwa teori totipotensi adalah bagian tanaman yang hidup mempunyai totipotensi, kalau dibudidayakan di dalam media yang sesuai, akan dapat tumbuh dan berkembang menjadi tanaman yang sempurna, artinya dapat bereproduksi, berkembang biak secara normal melalui biji atau spora.

B.Teori Mengenai Media Tanam
Dalam media tanam / tumbuh, tanah memiliki peran yang penting di bidang pertanian maupun perkebunan. Sifat fisik tanah dan terkandung dalam tanah yang menyebabkan tanah sering dipakai sebagai media tanam:

1.Profil tanah
Jika tanah digali sampai kedalaman tertentu, dari penampung vertikalnya dapat dilihat gradasi warna yang membentuk lapisan-lapisan (horison) atau biasa disebut profil tanah. Di tanah hutan yang dusah matang terdapat tiga horison penting yaitu horison A, B dan C.
  • Horison A atau top soil adalah lapisan tanah paling atas yang paling sering dan paling mudah dipengaruhi oleh faktor iklim dan faktor biologis. Pada lapisan ini sebagian besar bahan organik terkumpul dan mengalami pembusukan.
  • Horison B disebutkan juga dengan zona penumpukan ( illuvation zone ). Horizon ini memiliki bahan organik yang lebih sedikit tetapi lebih banyak mengandung unsur yang tercuci daripada horizon A.
  • Horizon C adalah zona yang terdiri dari batuan terlapuk yang merupakan bagian dari batuan induk.

2.Warna tanah
Warna adalah petunjuk untuk beberapa sifat tanah. Biasanya perbedaan warna permukaan tanah disebabkan oleh perbedaan kandungan bahan organik. Semakin gelap warna semakin tinggi kandungan bahan organiknya. Warna tanah dilapisan bawah yang kandungan bahan organik rendah lebih banyak dipengaruhi oleh jumlah kandungan dan bentuk senyawa besi (Fe). Didaerah yang mempunyai sistem darinase (serapan air) buruk, warna tanahnya abu-abu karena ion besi yang terdapat didalam tanah berbentuk Fe 2+.

3.Tekstur tanah
Komponen mineral dalam tanah terdiri dari campuran partikel-partikel yang secara individu berbeda ukurannya. Menurut ukuran partikelnya, komponen mineral dalam tanah dapat dibedakan menjadi tiga yaitu :
  • Pasir, berukuran 50 mikron – 2 mm
  • Debu, berukuran 2-50 mikron
  • Liat, berukuran dibawah 2 mikron
Tekstur tanah sangat berpengaruh pada proses pemupukan, terutama jika pupuk diberikan lewat tanah, pemupukan pada tanah bertekstur pasir tentunya berbeda dengan tanah bertekstur lempung atau liat, tanah bertekstur pasir memerlukan pupuk lebih besar karena unsur hara yang tersedia pada tanah berpasir lebih rendah. Disamping itu aplikasi pemupukan juga berbeda karena pada tanah berpasir pupuk tidak bisa diberikan sekaligus karena akan segera hilang terbawa air atau menguap.

Sedangkan, kapas memiliki struktur kapas yang lembut, dan juga memiliki daya serap air yang rendah. Sehingga, media tanam dengan kapas dapat terjaga kelembabannya, dan juga memiliki persediaan air dalam jangka waktu yang lama.

Itulah contoh makalah yang bisa saya bagikan kepada sobat semuanya mengenai pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan tanaman semoga dapat bermanfaat bagi semuanya. Terimakasih telah mampir di blog pengetahuan sederhana ini. terus kunjungi softilmu.blogspot.com dan jangan lupa isikan kotak komentar.

Sunday, 5 May 2013

Pengertian dan Macam-macam Sistem Ekonomi

Tags
Sistem ekonomi adalah cara yang dipakai oleh suatu negara untuk menyelesaikan atau menghadapi masalah dalam bidang ekonomi.Ada beberapa Sistem ekonomi yang pernah dan masih dipakai sampai saat ini.Pemilihan sistem ekonomi harus didasari dengan masalah yang sering dihadapi oleh negara tersebut juga mesti cocok dengan keadaan negara itu. Nah, beberapa sistem ekonomi tersebut ialah sistem ekonomi tradisional, liberal, terpusat, dan campuran. Pada postingan ini saya akan menjelaskan pengertian dan juga ciri-ciri dari masing-masing sistem tersebut. Moga-moga sobat yang udah mampir betah dan merasa puas. Amiiinnn.

A.Sistem Ekonomi Tradisional

1.Pengertian Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang didasarkan atas kebiasaan , tradisi masyarakat yang berpola dari nilai budaya yang turun-temurun dengan mengandalkan faktor-faktor produksi apa adanya.

Sistem Ekonomi Negara
2.Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional
  • Belum adanya pembagian kerja.
  • Teknologi produksi masih sederhana.
  • Produksi masih terbatas dan ditentukan sesuai kebutuhan.
  • Sistem distribusi berdasarkan kebiasaan atau tradisi.
  • Sistem pertukaran masih secara barter.
  • Masih tergantung pada sistem agraris.

B.Sistem Ekonomi Liberal

1.Pengertian Sistem Ekonomi Liberal
Sistem Ekonomi Leberal adalah sistem ekonomi yang menghendaki adanya kebebasan yang seluas-luasnya bagi tiap individu untuk melakukan kegiatan ekonomi tanpa campur tangan pemerintah. Kebebasan yang seluas-luasnya dalan kegiatan ekonomi, maksudnya bahwa memengaruhi kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat. Setiap individu memiliki kebebasan dalam berusaha dan memiliki benda, baik berupa modal maupn benda-benda konsumsi.

Sistem ekonomi liberal tumbuh bersamaan dengan kapitalisame sehingga merupakan sistem perekonomian kapitalis bebas beusaha. Sistem Ekonomi yang memberikan kebebasan disebut sebagai “laissez faire” (bahasa Prancis) yang artinya “biarkanlah”. Tokoh aliiran ini diantaranya adalah Adam Smith. Negara yang menganut sistem ekonomi liberal antara lain Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Kanada, Swiss dan Jepang.

2.Ciri-ciri Sistem Ekonomi Liberal
  • Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
  • Adanya kebebasan pihak swasta atau masyarakat untuk melakukan tindakan ekonomi (memroduksi barang, penentuan harga, dan lain-lain).
  • Adanya kebebasan akan persaingan dalam dunia usaha.
  • Modal memegang peranan penting dalam kegiatan ekonomi.
  • Adanya kebebasan untuk memiliki barang modal atau peralatan produksi.
  • Adanya kebebasan memiliki kekayaan dan baranag konsumsi.
  • Kegiatan ekonomi dilakukan dengan tujuan mencari keuntungan.


C.Sistem Ekonomi Terpusat

1.Pengertian Sistem Ekonomi Terpusat
Sistem Ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi dimana pemerintah memegang kunci atau dominan dalam pengaturan kegiatan ekonomi. Dominasi tersebut melalui pembatasan-pembatasan terhadap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh anggota masyarakat. Dalam sistem ekonomi terpusat, masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam melakukan kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Negara yang menganut sistem ekonomi terpusat , antara lain RRC, Rusia, Rumania, Kuba, dan negara-negara Eropa Timur.

2.Ciri-ciri Sistem Ekonomi Terpusat
  • Perencanaan ekonomi, baik kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi serta harga ditetapkan oleh pemerintah (Central Planning).
  • Sumber ekonomi dan alat-alat produksi dikuasai pemerintah.
  • Kebebasan induvidu dalam perusahaan tidak ada.
  • Hak miliki perseorangan atau swasta tidak diakui.
  • Jenis pekerjaan dan pembagian kerja diatur oleh pemerintah. 


D.Sistem Ekonomi Campuran

1.Pengertian Sistem Ekonomi Campuran
Sistem Ekonomi Campuran adlah sistem ekonomi yang menghendaki kegiatan ekonomi ditangani dengan cara kerja sama antara pemerintah dan swasta. Dalam sistem ini, sektor swasta dan pemerintah sama-sama diakui keberadaanya. Pemecahan masalah perekonomian mengenai barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyaknya, ditangani bersama-sama antara pemerintah dan swasta. Sistem ekonomi campurang merupakan perpaduan antara sistem ekonomi liberal dan Terpusat, sehingga dengan sistem ekonomi campuran ini diharapkan tercapai efisiensi, pemerataan, dan keadilan pembangunan ekonomi serta dapat melindungi ekonomi dalam negeri. Sistem ekonomi ini banyak dipakai oleh negara-negara berkembang.

2.Ciri-ciri Sitem Ekonomi Campuran
  • Kegiatan ekonomi yang vital dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  • Kegiatan ekonomi ayng dijalankan oleh pihak swasta terbatas, yaitu pada bidang yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak.
  • Mekanisme kegiatan ekonomi yang terjadi di pasar ada campur tangan pemerintah agar tidak terjadi persaingan dan saling merugikan.
  • Peranan pemerintah bersifat mendorong, membimbing, dan mengawasi dan memberikan bantuan kepada sektor swastaa dalam perekonomian.
  • Hak milik perorangan atau swasta diakui, tetapi penggunaanya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan rakyat banyak.

Nah, demikianlah postingan kali ini tentang sistem ekonomi pada label ilmu sosial. Semoga bermanfaat ilmu yang ada dalam postingan ini, jika ada tambahan yuk mari diisikan pada kolom komentar. Kalian juga bisa melampiaskan unek-unek kalian tentang postingan kali ini di sana.Terimakasih telah berkunjung di blog pengetahuan yang sederhana ini. Terus kunjungi Softilmu.blogspot.com.

Thursday, 2 May 2013

Biologi - Pengertian Virus

Tags

Virus adalah makhluk misteri yang merupakan peralihan antara makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Virus merupakan makhluk yang keberadaanya banyak mempengaruhi kehidupan manusia, walaupun masih banyak para ahli yang memiliki penafsiran berbeda tentang virus ini, ada yang mengatakan bahwa ia makhluk hidup dan tidak sedikit juga yang tidak setuju. Pada postingan sebelumnya di postingan klasifikasi Makhluk hidup, saya mengatakan bahwa virus tidak tergolong ke dalam klasifikasi tersebut, namun perlu digarisbawahi bahwa itu adalah pendapat dari ahli yang bernama Robert H. Whittaker. Nah, pada postingan kali ini, saya akan mengangkat tema Virus, dan akan membahas dua hal yang patut dipelajari tentang virus, yaitu ciri-ciri dan cara hidupnya.Baiklah langsung saja ya sobat.

Virus
A.Ciri-Ciri Virus
Virus adalah makhluk yang berukuran super kecil, bahkan ukurannya lebih kecil dari sel yaitu sekitar 0,2 mikron. Oleh karena ukuranyya yang super kecil ini, virus hanya dapat diamati dengan menggunakan mikroskop elektron, sedangkan mikroskop cahhaya belum mampu untuk menjangkaunya.Tubuh virus hanya terdiri dari satu jenis proteinda n asam inti saja (dapat berupa DNA saja atau RNA saja, namun tidak dapat memiiliki keduanya). Karena tidak memiliki sitoplasma dan organel, maka virus tidak dapat digolongkan ke dalam organisme seluler. Sebab tubuhnya yang demikian itu, ada sebagian ahli yang mengatakan bahwa virus adalah molekul yang besar. Namun anehnya, Virus memiliki ciri seperti benda mati, yaitu dapat dikristalkan, dan juga memiliki ciri makhuk hidup yakni dia dapat berkembang biak. Sedangkan dari ciri morfologi, virus memiliki banyak variasi bentuk, ada yang bulat, berbentuk batang, dan ada pula yang seperti huruf T.Lihat Gambar dibawah:
Bentuk Virus


B.Cara Hidup Virus
Pada penjelasan di atas, virus bisa berkembangbiak seperti makhluk hidup, namun cara yang dilakukan tidaklah sama. Virus memulai perkembangbiakkannya dengan menginfeksi sel makhluk hidup. Ketika menginfeksi sel makhluk hidup, ia memasukkan asam intinya ke dalam sel inang tersebut. Selanjutnya asam inti itu memperbanyak diri di dalam sel inang sehingga sel inang menjadi rusak. Setelah selesai memanfaatkan sel inang, virus akan keluar dari sel inang tersebut.

Virus yang ada tidak dapat hidup bebas di alam, virus hanya dapat hidup dan berkembang sebagai parasit dalam tubuh  makhluk hidup. Virus membawa dampak yang besar terhadap tubuh inangnya, terkebih lagi, ia biasanya membawa dampak yang negatif terhadap inangnya.Kita ambil saja pada manusia, beberapa penyakit terjadi karena serangan virus,misal:

1.Hepatitis
Ini adalah penyakit yang terjadi karena serangan virus pada sel-sel hati, sehingga hati tidak berfungsi. Penderita merasa mual, seperti terserang flu. Pada penyakit hepatitis, jika empedu beredar di darah, tubuh penderita menguning dan air kencing berwarna kecoklatan.Jika hati rusak, cairan darah mengalir ke rongga perut, sehingga perut penderita menjadi buncit. Penularan hepatitis dapat melalui makanan, alat suntik, transfusi darah, dan penularan dari ibu kepada bayi yang dikandungnya.

2.AIDS
Penyakit ini disebbabkan oleh infeksi HIV yang menyerang sel darah puutih tempat proses produksi zat kekebalan tubuh (Antibodi). Akibatnya tubuh penderita mudah terserang penyakit lain.

3.Flu Burung
Flu burung adalah penyakit pada burung yang disebabkan virus avian. Virus tersebut dapat menyerang manusia dan menyebabkan kematian.

          Sesuai dengan postingan saya kali ini, saya memberi saran sebaiknya kita semua bisa menjada kesehatan masing-masing, karena penyakit yang disebabkan oleh virus berbahaya (Hepatitis, AIDS, Flu Burung, dll) belum ditemukan obatnya, jadi kita hanya bisa menghindarinnya, terlebih lagi dampak dari penyerangan virus ini tidak langsung terlihat. Semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi sobat yang sudah mau singgah di blog sederhana ini.

Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom

Tags

Klasifikasi makhluk hidup didasarkan kepada pemikiran para ahli dalam mengelompokkan makhluk hidup sesuai dengan syarat internasional. Oleh karena itu, klasifikasi makhluk hidup yang ada sangat beragam, karena para ahli memiliki pemikirannya masing-masing.Seperti yang kita ketahui, makhluk hidup di bumi sangat bervariasi, coba sobat  perhatikan lingkungan sekitar sobat, mungkin sangat sulit untuk mengelompokkan makhluk hidup yang ada dalam berbagai macam golongan. Nah, pada postingan ini akan kita pecahkan masalah tersebut, saya akan berbagi mengenai pengelompokkan makhluk hidup berdasarkan pendapat ahli yang masih dipakai dalam proses pembelajaran sampai saat ini. Baiklah tidak usah berlama-lama dengan pendahuluan langsung saja kita ke topik utama.

A.Dasar  Klasifikasi

Pengklasifikasian makhluk hidup memiliki peraturan yang berlaku secara internasional, maka dari itu klasifikasi yang telah berlaku bukanlah bualan belaka, karena itu sudah disetujui secara internasional. Tujuan dari klasifikasi ini adalah untuk mempermudah kita mempelajaari tentang makhluk hidup. Dari yang sudah ada, makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan persamaan ciri yang dimilikinya, pengelompokkan itu dilakukan secara bertingkat, setiap tingkatan pengelompokkan itu disebut takson. Semakin tinggi takson, semakin sedikit persamaanya. Ciri yang menjadi dasar pengelompokkan ini adalah ciri morfologi( bentuk luar), anatomi(susunan tubuh), fisiologi, sifat-sifat biokimia, dan genetik.

Klasifikasi Makhluk Hidup
5 Kingdom
B.Sistem Klasifikasi

Seperti yang telah saya jelaskan pada pendahuluan, sistem klasifikasi makhluk hidup dapat berbeda sesuai dengan siapa ahli yang mengemukakannya, juga dapat mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi. Disini, saya akan membahas tentang sistem klasifikasi yang dikemukakan oleh Robert H. Whittaker yaitu sistem klasifikasi 5 kingdom. Menurutnya, makhluk hidup dibedakan menjadi kingdom Monera, Protista, Fungsi (jamur), Plantae (tumbuhan), dan Animalia (hewan). Selain 5 kingdom tersebut, terdapat juga golongan Virus, Virus tidak termasuk ke dalam golongan kingdom makhluk hidup, karena virus memiliki ciri-ciri yang bberbeda dengan makhluk hidup lainnya.

Dari 5 klasifikasi makhluk hidup diatas.Setiap kingdomnya dibagi lagi menjadi beberapa filum (untuk hewan) dan divisi (untuk tumbuhan), kemudian setiap filum atau divisi dibagi lagi menajdi beberapa ordo, setiap ordo dibagi lagi menjadi beberapa famili, setiap famili dibagi lagi menjadi beberapa genus, dan setiap genus dibagi lagi menjadi beberapa spesies (jenis). Semakin tingggi tingkatan taksonnya, semakin sedikit persamaan ciri yang akan dijumpai.

Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai ciri-ciri umum dari 5 kingdom berdasarkan klasifikasi di atas:
1.Ciri Monera
kingdom Monera

Monera adalah kingdom makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti (organisme prokariot). Namun, meskipun tidak memiliki membran inti, organisme ini memiliki bahan inti, bahan inti itu berupa asam inti atau DNA. Contoh Organisme prokariot adalah bakteri. Semua kegiatan hidup monera, seperti pertukran zat dan pengembangbiakkan, dilakukan oleh sel itu sendiri.

2.Ciri Protista
Kingdom Protista

Protista adalah kingdom makhluk hidup yang terdiri dari satu sel atau banyak sel dan memiliki membran inti(organisme eukariot). Segala kegiatan hidup protista dilakukan oleh sel itu sendiri. Kegiatan hidup tersebut meliputi makan, pertukaran gas, menanggapi rangsangan, bergerak, dan bberkembangbiak. Protista dikelompokkan secara sederhana menjadi protista mirip hewan (protozoa) dan protista mirip tumbuhan (alga), serta protista mirip jamur. Alga memiliki klorofil untu melkukan proses fotosintesis sehingga bisa menghasilkan makanan senndiri, sebaliknya, protozoa tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri.Protista mirip jamur memiliki cara reproduksi yang mirip jamur.

3. Ciri Fungi
Kingdom Fungi

Fungi atau jamur merupakan kingdom makhluk hidup yang tidak memiliki kloroplas. Tubuh jamur ada yang terdiri dari satu sel berbentuk benang, atau tersusun dari kumpulan benang, dinding selnya tersusun dari zat kitin (seperti pada kuku manusia). Ternyata ktin lah yang membuat jamur tidak dapat dikelompokkan menjadi tumbuhan atau hewan.

4.Ciri Plantae (Tumbuhan)
Kingdom Plantae

Plantae atau kingdom tumbuhan adalah makhluk hidup bersel banyak yang memiliki kloroplas. Didalam kloroplas terkandung klorofil. Oleh karena mempunyai klorofil, maka tumbuhan melakukan fotosintesis. Sel tumbuhan termasuk eukariot (mempunyai membran inti) dan dinding selnya tersusun dari selulosa. Tumbuhan umumnya memiliki akar, batang, dan daun, kecuali lumut yang memiliki akar semu (rizoid). Perkembangbiakkan tumbuhan terjadi secara kawin dan tak kawin. Perkembangbiakkan secara kawin dilakukan oleh organ khusus yang menghasilkan sel gamet. Tumbuhan biji sebagai hasi fertilisasi (pembuahan)
5.Ciri Animalia (Hewan)
Kingdom Animalia

Animalia adalah kingdom hewan. Sel-selnay mempunyai membran inti (eukariot) dan tidak memiliki kloroplas. Selain itu, sle hewan tidak memiliki dinding sel, berbeda dengan tumbuhan, hewan dapat bergerak aktif dan memiliki sistem saraf.
Artikel Penunjang : Pengertian, Ciri,dan Klasifikasi Kingdom Animalia
Sedangkan kelompok virus yang tidak termasuk kedalam 5 kingdom tersebut memiliki ciri-ciri sebagai berikut
a.Virus hanya memiliki satu jenis protein inti (DNA saja atau RNA aja).
b.Tubuh Virus berukuran lebih kecil dari sel.
c.Reproduksi virus terjadi dengan cara mengkopi asam inti.

Nah, demikianlah postingan saya kali ini mengenai Kalsifikasi makhluk hidup. Semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua, pastinya masih ada kekurangan dalam artikel di blog yang sederhana ini, oleh karena itu saya harap sobat sudi untuk memberitahukan kekurangan atau kelebihan dari postingan kali ini pada kotak komentar. Ilmu pengetahuan adalah sumber bagi kehidupan dan kemajuan umat manusia, untk menambah ilmu bisa ditempuh dengan banyak jalan,salah satunya ya dengan mengunjungi blog pengetahuan ini (hehehe promosi) di softilmu.blogspot.com.Ok, terimakasih telah berkunjung.