Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Mollusca

Selamat datang di softilmu, blog yang berbagi pengetahuan dengan penuh keikhlasan, Kali ini kami akan berbagi ilmu tentang Mollusca, beberapa topik utamanya antara lain Pengertian Mollusca, Struktur Tubuh Mollusca, Sistem Organ Mollusca, dan Klasifikasi Mollusca. Semoga ilmunya bermanfaat.

A. PENGERTIAN MOLLUSCA
Secara bahasa Mollusca berasal dari bahasa yunani yang artinya lunak. Jadi Mollusca merupakan kelompok hewan invertebrata yang bertubuh lunak dan multiseluler. Anggota dalam filum mollusca ini mencapai 100.000 spesies dan ilmu yang mempelajarinya disebut malakologi. Ukuran Tubuh dari Molusca sangat bervariasi, bahkan ada cumi – cumi raksasa yang tergolong ke dalam kelompok mollusca ini yang panjangnya dapat mencapai 18 m. Mollusca ini mudah ditemukan di berbagai tempat, baik darat mapun di air. Pada Filum ini dapat dibedakan individu jantan dan betina, namun beberapa jenis merupakan hermafrodit yaitu memiliki 2 kelamin (jantan dan betina) dalam satu tubuh.
B. STRUKTUR TUBUH MOLLUSCA
Mollusca biasanya memiliki bentuk tubuh simetri bilateral ( bila ditarik garis memotong yang membagi tubuhnya dari depan ke belakang akan didapatkan dua sisi yang sama), tubuhnya relatif bulat dan pendek. Tubuh lunak dari mollusca ini dilindungi oleh cangkang, namun beberapa adapula yang tidak bercangkang. Tubuh Mollusca memiliki 3 struktur utama, yaitu :
  • Kaki, merupakan penjuluran bagian tubuh yang terdiri atas otot – otot. Kaki ini berfungsi untuk bergerak, merayap, atau menggali. Pada beberapa jenis mollusca kaki digantikan dengan tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsa.
  • Massa Viseral, merupakan bagian tubuh yang lunak tempat terdapatnya organ-organ tubuh. Massa ini diselubungi jaringan tebal yang disebut mantel.
  • Mantel merupakan bagian yang menyelubungi dan melindungi massa viseral. Pada mantel terdapat rongga cairan yang merupakan tempat lubang insang, anus dan cairan hasil eksresi. Mantel ini juga dapat mensekresikan komponen yang akan membentuk cangkang.

C. SISTEM ORGAN MOLLUSCA
  • Sistem Peredaran Darah Mollusca, merupakan sistem peredaran darah terbuka, kecuali pada kelas cephalopoda. Artinya darah mengalir dari rongga terbuka pada tubuh dan tidak ada arteri atau vena utama yang dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga tekanan darahnya lambat dan juga organ tergenang oleh darah. Sistem Peredaran darahnya terdiri atas jantung dan pembuluh darah, jantung terdiri atas satu atau dua atrium dan satu ventrikel.
  • Sistem Pencernaan Mollusca terdiri dari Mulut, esofagus, lambung, usus dan anus. Pada Jenis Mollusca tertentu, dibagian mulutnya terdapat organ seperti rahang dan lidah yang bergerigi yang dapat bergerak ke depan dan ke belakang.
  • Sistem Saraf dari Mollusca terdiri dari cincin saraf yang mengelilingi esofagus dan serabut saraf lainnya yang menyebar dari cicin tersebut untuk mempersarafi berbagai organ. 
  • Sistem Eksresi Mollusca terdiri dari Nefridia yang berperan seperti ginjal, Nefridia ini juga mengeluarkan sisa metabolisme dalam bentuk cairan.
  • Sistem Respirasi Mollusca, apabila hewan hidup di air maka yang berperan adalah insang, sedangkan yang hidup di darat melalui paru-paru namun juga dapat terjadi melalui pertukaran udara pada pembuluh darah yang terdapat di mantel, sistem ini fungsinya seperti paru – paru.

D. KLASIFIKASI MOLLUSCA
Berdasarkan bentuk struktur tubuhnya Mollusca terbagi menjadi 5 Kelompok :

1. Kelas Amphineura
KELAS AMPHINEURA
Amphineura adalah kelompok yang memiliki 8 cangkang tersusun seperti atap rumah pada tubuhnya. Cangkang tersebut terbuat dari zat kapur. Hewan ini memiliki tubuh simetri bilateral, tubuhnya bulat seperti telur dan pipih. Hewan ini hanya terdapat di laut dan biasnya menempel pada bebatuan, karena hidup di laut maka ia bernapas dengan insang. Sistem pencernaan berawal dari mulut dan berakhir dengan anus. Ia memiliki kaki berbentuk pipih, dan memiliki struktur lidah parut (Ranula) yang melengkapi struktur mulut di bagian kepala. Ia tidak memiliki tentakel dan tidak mempunyai mata. Anggotannya sekitar 700 spesies dan Setiap larva hasil pembuahan secara seksual disebut trafoko.

2. Kelas Cephalopoda
KELAS CEPHALOPODA
Cephalopoda adalah kelompok yang memiliki kaki pada bagian kepalanya. Tubuhnya terbagi menjadi bagian kepala, leher , dan badan. Bagian kepalanya relatif besar dan memiliki 2 buah mata. Hewan ini tidak memiliki cangkang. Pada kepalanya terdapat 10 bagian memanjang, 8 diantaranya berfungsi sebagai lengan berukuran panjang yang disebut tentakel. Hewan ini memiliki rongga mantel yang ditutupi oleh mantel khas yang ada padanya. Habitatnya di laut. Hewan ini bernapas dengan insang, memiliki sistem pencernaan yang lengkap, sistem peredaran darah tertutup, dan fertilisasinya terjadi di air laut. Cephalopoda dapat berubah warna dengan cepat karena memiliki otot khusus dan zat kromatofora yang akan melakukan kombinasi perubahan warna tubuhnya. Umumnya ia melarikan diri dari mangsanya dengan menghasilkan sejenis cairan seperti tinta. Anggotanya yang sangat dikenal adalah gurita dan cumi – cumi.

3. Kelas Gastropoda
KELAS GASTROPODA
Gastropoda adalah kelompok yang menggunakan perutnya sebagai kaki untuk bergerak. Kata Gastropoda berasal dari 2 kata, yaitu Gaster yang artinya perut dan Podos yang artinya kaki. Perut hewan ini dapat menghasilkan lendir yang berfungsi untuk melindungi dan mempermudahnya dalam bergerak. Gastropoda memiliki cangkang dan tubuhnya simetri bilateral. Pada bagian kepala terdapat 2 buah tentakel yang berfungsi sebagai indra penglihatan dan penciuman. Hewan ini merupakan hermafrodit (memiliki dua buah alat kelamin dalam 1 tubuh), alat kelaminnya disebut Ovotestis yang dapat menghasilkan sperma dan ovum. Sistem pernapasannya dengan menggunakan paru – paru atau insang yang terdapat di dalam rongga mantel. Gastropoda memiliki mulut dengan alat bergerigi seperti penuh gigi yang disebut radula. Ia biasa memakan tumbuhan, namun adapula yang memangsa hewan lainnya. Sistem pencernaannya lengkap dan eksresinya melalui nefridia yang bekerja seperti ginjal. Contoh Hewan ini adalah siput.

4. Kelas Scaphopoda
KELAS SCAPHOPODA
Scaphopoda adalah kelompok yang memiliki cangkang berbentuk tajam seperti taring atau terompet. Habitatnya pada daerah yang berlumpur atau berpasir, dan hidup dengan menanamkan diri pada daerah tersebut. Pada ujung cangkangnya terdapat lubang yang berfungsi untuk menyesuaikan diri dengan habitatnya. Scaphopoda memiliki kaki kecil yang berfungsi untuk bergerak, pada kepalanya terdapat beberapa tentakel dan tidak mempunyai insang. Contohnya adalah Dentalium.

5. Kelas Bivalvia / pelecypoda / Lammelibarachiata
KELAS BIVALVIA / PELECYPODA / LAMMELIBARACHIATA
Kelas ini adalah kelompok mollusca yang memiliki kaki pipih dan cangkang terdiri atas 3 lapisan. Lapisan – lapisan cangkangnya adalah :
  • Periostrakum, yaitu lapisan paling luar yang terdiri dari zat kitin, berfungsi untuk pelindung tubuh.
  • Prismatic, yaitu lapisan tengah yang terdiri atas kristal CaCo3
  • Nakreas, yaitu lapisan paling akhir yang terdiri atas CaCo3 halus, berfungsi menghasilkan sekret lapisan mutiara.
  • Kaki dari hewan ini berbentuk seperti kapak yang pipih, dan ia bernapas dengan insang yang berlapis-lapis. Pelecypoda memiliki alat keseimbangan yang disebut statocis yang terletak dekat ganglion pedal. Reproduksi berlangsung secara seksual dan membentuk larva yang disebut glosidium. Sistem peredaran darahnya merupakan sistem peredaran darah tertutup. Anggotanya sekitar 300 spesies.


DAFTAR PUSTAKA :
Purnama S, Sinta. Zakrinal. 2009. Jago BIOLOGI SMA. Jakarta : Media Pusindo.
Karmana, Oman. 2007. Cerdas Belajar BIOLOGI. Bandung : GRAFINDO Media Pratama.
Sasika Novel, Sinta. 2012. Superlengkap BIOLOGI SMA. Jakarta : GagasMedia
Susilowarno, Gunawan, dkk. 2008. BIOLOGI SMA / MA Kelas X. Grasindo.

Nah Itulah postingan kami kali ini tentang Mollusca, semoga dapat  bermanfaat bagi sahabat. Jika masih bingung tentang pembahasan kali ini, silahkan bertanya melalui kotak komentar di bawah ini, kami akan berusaha merespon secepat mungkin, terimakasih atas kunjungannya :D
loading...

1 komentar:

kata guru saya, kpengelompokan dan penamaan klasifikasi mollusca berdasarkan alat geraknya, bolehkah saya minta ringkasan singkatnya

Reply

Post a Comment