Pengertian dan Fungsi Cahaya

Baiklah sobat, kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian dan Fungsi Cahaya, langsung saja kita masuk ke dalam pembahasannya sobat.

PENGERTIAN CAHAYA

Cahaya merupakan suatu bentuk energi yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup yang ada di bumi secara langsung maupun tidak langsung untuk keberlangsungan hidup yang efisien.

Ditinjau dari bidang ilmu fisika, ada berbagai variasi pendapat para ahli mengenai definisi cahaya. Salah satunya gagasan dari Newton, ia mengatakan bahwa cahaya merupakan suatu partikel kecil yang dipancarkan oleh sumbernya ke segala arah dengan kecepatan yang sangat tinggi. Pendapat Newton tersebut sangat bertentangan dengan gagasan Huygens yang mengatakan bahwa cahaya adalah sebuah gelombang seperti halnya bunyi. Gagasan keduanya bertentangan dikarenakan tidak mungkin cahaya bersifat gelombang sekaligus disebut juga sebagai partikel. Namun, meskipun demikian setiap gagasan memiliki kekurangan dan kelebihan yang menyumbang makna penting terhadap pengertian cahaya yang lebih tepat.


Seiring perkembangan zaman ke arah yang lebih maju, telah disepakati bahwasanya cahaya disebut sebagai “dualisme gelombang-partikel”. Istilah tersebut muncul ketika adanya dua sifat cahaya yang ditunjukkan secara bersamaan yang meliputi, (1) cahaya adalah energi yang berbentuk gelombang elektromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm, namun bisa juga tak kasat mata pada panjang gelombang tertentu, (2) cahaya adalah paket partikel yang disebut foton. Foton merupakan suatu kuantum medan elektromagnetik yang berinteraksi dengan elektron dan inti atom membeban tanggung jawab dalam banyak bentuk materi, seperti halnya keberadaan dan stabilitas atom, molekul dan zat padat.

Baca juga : Sifat-Sifat Cahaya

Apabila suatu benda dapat memancarkan cahayanya sendiri, maka benda tersebut disebut sumber cahaya. Misal: matahari, senter, bintang, lampu, lilin, dan sebagainya. Sedangkan benda-benda yang tidak dapat memancarkan cahaya disebut benda gelap.

FUNGSI CAHAYA

Cahaya merupakan salah satu sumber energi utama yang dibutuhkan makhluk hidup yang ada di bumi. Berikut ini beberapa fungsi atau pemanfaatan dari cahaya.

1. Fungsi Optik
Tanpa cahaya manusia tidak dapat melihat apapun, dikarenakan tidak ada yang memantulkan objek yang dilihat sehingga tidak ada yang diinterpretasikan di jaras penglihatan.


2. Pemanasan Ruangan
Pemanfaatan cahaya matahari dalam pemanasan ruangan terdiri atas beberapa teknik, di antaranya:
  • Jendela, prinsip ini diterapkan dengan membuat lubang pada dinding untuk meneruskan panas matahari dari luar masuk ke dalam bangunan. Untuk mendapatkan panas  yang  optimal  maka  pada  jendela lebih baik  dipasang  kaca  ganda. Meskipun ada juga jendela tanpa kaca yang juga banyak digunakan.
  • Dinding Trombe, dinding  trombe  adalah  dinding  yang  baiasanya berupa kaca yang diluarnya  terdapat ruangan sempit berisi udara. Pemanfaatan cahaya mataharinya ialah  memberi panas pada  permukaan  luar  ruangan, kemudian  panas  tersebut secara perlahan dipindahkan kedalam ruangan sempit. Selanjutnya panas di dalam ruangan sempit tersebut akan dikonveksikan ke dalam bangunan melalui saluran udara pada dinding trombe.


3. Kompor Matahari
Kompor  matahari  suatu metode yang memanfaatkan sebuah cermin cekung besar untuk menyerap panas dari cahaya matahri yang sebelumnya telah difokuskan pada satu titik. Prinsip ini akan menghasilkan panas  yang  besar  yang  dapat  digunakan  untuk  menggantikan panas dari kompor minyak atau kayu bakar. Selain itu, kebutuhan akan energi fosil dan energi listrik untuk memasak dapat dikurangi.

4. Pengeringan Hasil Pertanian
Cahaya matahari secara langsung dapat mengeringkan hasil pertanian, jika hasil pertanian dijemur di panas terik matahari. Prinsip ini banyak dilakukan oleh petani daerah tropis, sedangkan petani pada daerah empat musim cenderung harus menggunakan oven yang menggunakan bahan bakar fosil maupun menggunakan listrik untuk mengeringkan hasil pertaniannya.

5. Pemanasan Air
Prinsip pemanasan air dengan bantuan cahaya matahari ialah penyerapan sinar matahari oleh kolektor-kolektor yang terdapat di dalam pipa air. Sehingga suhu air meningkat. Air ini kemudian masuk ke dalam penyimpanan panas. Pada penyimpan panas, panas dari air akan dipindahkan ke pipa berisi air yang lain yang merupakan persediaan air untuk mandi/antiseptik. Sedangkan air yang berasal dari kolektor akan diputar kembali ke kolektor dengan menggunakan pompa atau hanya menggunakan prinsip thermosipon. Kolektor yang digunakan merupakan kolektor surya plat datar yang bagian atasnya terbuat dari kaca yang berwarna hitam redup sedangkan bagian bawahnya terbuat dari bahan isolator yang baik sehingga panas yang terserap kolektor tidak terlepas ke lingkungan. Air panas di dalam kolektor bisa mencapai 82 C sedangkan air panas yang dihasilkan  tergantung  keinginan  karena  sistem  dilengkapi pengontrol suhu.

6. Pembangkitan Listrik
Fungsi cahaya sebagai pembangkit listrik ialah pemanfaatan cahaya matahari (cahaya matahari diubah menjadi energi listrik) untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. Panel surya akan mendapatkan energi listrik dari cahaya matahari dengan menempatkan panel surya yang dilengkapi kontroler  (mengupayakan matahari selalu jatuh tegak lurus panel) dengan posisi statis menghadap matahari. Meskipun sebenarnya fungsi cahaya matahari dapat digantikan oleh generator listrik, namun karena efek polusi penggunaan generator listrik tinggi maka penggunaan generator listrik tidak dianjurkan.


7. Fotosintesis
Tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari untuk melakukan fotosintesis sehingga dapat mempertahankan sifat dirinya yakni autotrof (dapat menghasilkan makanan sendiri).

8. Bidang Kedokteran
Di bidang kedokteran, gelombang cahaya dari sinar matahari dimanfaatkan dalam foto rontgen. Foto rontgen merupakan suatu pemeriksaan penunjang yang penting untuk mendiagnosis suatu penyakit dalam ilmu medis.

Selain dari fungsi cahaya yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi fungsi dan pemanfaatan dari cahaya yang  sedang dikaji oleh para peneliti. Intinya, cahaya sangat penting bagi keberlangsungan hidup di bumi oleh semua makhluk hidup.

Inilah akhir dari pembahasan kita mengenai Pengertian dan Fungsi Cahaya, semoga bermanfaat bagi sobat sekalian dan jangan lupa tinggalkan komentarnya ya J

Post a Comment